Rabu, 19 Oktober 2011

Lemlit UR Patenkan Enam Hasil Penelitian

Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Riau (UR) hingga tahun 2011 ini, telah mematenkan enam judul produk hasil penelitian. Penelitian ini adalah sebagai wujud partisipasi dalam memajukan peradaban dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Lemlit UR Prof. Dr. H. Usman Muhammad Tang, MS. "Sebagai partisipasi dalam mewujudkan dan memajukan peradaban serta kesejahteraan masyarakat, maka Lemlit UR telah mematenkan enam judul produk hasil penelitian, pada 2011 ini," aku Profesor ini.

Usman menjelaskan bahwa keenam judul itu adalah: 1) Teknik Pembenihan Ikan Selais; 2) Produk Nata de Pina dari Kulit Nenas; 3) Pupuk Kompos Trichoderma Spesies Lokal Riau; 4) Produk Asap Cair; 5) Pembuatan Katalis dari Abu Sawit; 6) Teknologi Pembenihan Ikan Baung, yang akan menyusul tahun ini.

“Temuan spesifik ini semestinya memang dipatenkan, sebelum orang lain berbuat,” aku pengajar di Fakultas Perikanan dan Kelautan UR ini.

Proses pencapaian pematenan ini, jelas Usman, meningkat tajam sejak 2007 hanya satu judul, lalu pada 2008 naik menjadi tiga judul, menyusul pada 2009 dan 2010 meningkat mencapai enam judul. "Peningkatan ini, adalah proses pencapaian yang dilakukan para dosen. Untuk itu, pihaknya akan selalu memberikan perlindungan hak atas kekayaan intelektual (Haki) sebagai hasil kerja keras peneliti. Selain bermakna sebagai hasil temuan bergengsi, paten juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam bentuk royalti dari industri atau perusahaan.

"Enam penelitian yang dipatenkan itu memberikan perlindungan hak atas kekayaan intelektual sebagai hasil kerja keras peneliti atau dosen sebagai cipta karya intelektual," ucapnya.

Usman mencontohkan bahwa produk pupuk organik trichoderma, misalnya. Permintaan beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit, belum terpenuhi. Fakultas Pertanian UR, penemu dan produsen pupuk, tak mampu memenuhi semua permintaan. Diperlukan kerjasama investor dalam jumlah massal.

“Permintaan skala industri inilah tantangan perguruan tinggi untuk memproduksi kebutuhan pasar yang lebih luas,” akunya.

Lemlit UR dalam pengkajiannya, kata Usman lagi, mempunyai tugas melaksanakan, mengoordinasikan, memantau, menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh dosen dan pusat-pusat penelitian. Selain itu, ikut serta dalam mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan.

“Lemlit UR menyelenggarakan tugas dan fungsi sebagai pelayanan, koordinasi dan administrasi kegiatan untuk mengantar UR menjadi Universitas Riset,” tutup Profesor ini.*

Sekapur Sirih

PELBAGAI informasi di era globalisasi sekarang ini, pemanfaatan internet oleh masyarakat...Selengkapnnya..

Kata Pengantar

Kepada Yth: Tuan-tuan, Puan-tuan Saudara/i dan seluruh pihak, yang berkepentingan di berbagai tempat...Selengkapnnya..