MILAD EMAS KE-50 UNIVERSITAS RIAU

www.lemlit-ur.com. Meretas Ilmu Pengetahuan menuju Universitas Riset, situs resmi Lembaga Penelitian Universitas Riau.

Simfoni Sang ‘Dirigen Orkestra’ Kampus UR

Istilah ‘keindahan intelektual’ ini sendiri memiliki pengertian yang relatif bagi setiap orang.

GEDUNG PUSTAKA SUMAN HS

Pustaka wilayah Riau Suman HS ini termasuk pustaka termegah di Indonesia, terletak di Jalan Jend Sudirman, Pekanbaru.

UNIVERSITAS RIAU

Penataan lingkungan kampus asri membantu civitas akademika mengembangkan kreativitas dan inspirasi.

WILAYAH PESISIR

Inilah potret kehidupan wilayah pesisir

Senin, 26 Maret 2012

Permintaan Proposal Dana PNBP Universitas Riau Tahun Anggaran 2012

Kepada Yth:    Dekan Fakultas ______________
        Kampus Bina Widya
        Pekanbaru


Sehubungan dengan pelaksanaan penelitian yang bersumber dari Dana PNBP Universitas Riau Tahun Anggaran 2012, bersama ini kami sampaikan skim-skim penelitian yang akan diterima sebagai berikut:

NO    SKIM KEGIATAN                       DANA MAKSIMAL         WARNA KULIT

1 Penelitian Kreativitas Mahasiswa     3,000,000                                Sesuaikan dengan fakultas
2 Penelitian (S2)                                  7,000,000                                Sesuaiakn dengan Tesis
3 Penelitian (S3)                                 10,000,000                               Sesuaiakn dengan Disertasi
4 Penelitan Berbasis Laboratorium    15,000,000                               Biru
5 Penelitian Insidental
  (Pusat-Pusat Penelitian)                   30,000,000                               Biru
6 Penelitian Berbasis Paten               15,000,000                                Merah
7 Penelitian Guru Besar                     30,000,000                               Putih

Proposal berdasarkan skim-skim tersebut diatas, paling lambat kami terima pada tanggal 30 Januari 2012 pukul 16.30 Wib (rangkap tiga), mohon kiranya menyampaian informasi ini kepada dosen/peneliti yang berada di lingkungan Fakultas Saudara.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Proposal Desentralisasi Tahun 2013

Kepada Yth:    Dekan Fakultas ______________
Kampus Bina Widya
Pekanbaru

Menyusul surat kami nomor:028/UN19.2/PL/2012 tanggal 24 Januari 2012 perihal pemberitahuan, Bersama ini kami informasikan sebagai berikut:

  1. Alokasi dana desentralisasi, 60% dari dana yang dialokasikan oleh DIT. LITABMAS untuk penelitian unggulan perguruan tinggi, sedangkan 40% dari dana alokasi untuk penelitian kompetitif multi tahun.
  2. Proposal kami terima paling lambat tanggal 30 Maret 2012 yang mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian di Perguruan  Tinggi Edisi VIII.
  3. Proposal diserahkan sebanyak 3 (tiga) eks dalam bentuk hard copy dan 1 (satu) soft copy entri data lembar pengumpul usulan penelitian masing-masing Skim:

    SKIM                                                  JUMLAH DANA (RP)    WARNA SAMPUL

1. Penelitian Unggulan PT                        50 Juta                               Merah
2. Penelitian Hibah Tim Pascasarjana       75 – 100 Juta                     Biru Tua
3. Penelitian Fundamental                         30 – 50 Juta                       Abu-Abu
4. Penelitian HIbah Bersaing                     40 – 70 Juta                      Oranye
5. Penelitian Hibah Kerjasama Antar
    Perguruan Tinggi (Hibah Pekerti)           60 – 75 Juta                      Biru Muda
6. Penelitian Disertasi Doktor                    30 – 50 Juta                       Coklat

Untuk lebih lengkapnya, mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian di Perguruan Tinggi Edisi VIII (bisa di Unduh di Web DP2M, Lembaga Penelitian Universitas Riau dan Fakultas di Lingkungan Universitas Riau).

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Kamis, 01 Maret 2012

67 Persen Guru di Riau Belum Sarjana S1, Mengapa?

Nasib para guru 'Umar Bakri' -istilah penyanyi kondang Iwan Fals, tentu menjadi persoalan bagi 73.155 guru yang belum berpendidikan S1 atau setara 67 persen. Masalah lain para guru ini akan tersandung meraih sertifikasi, yang katanya menjadi pedoman naiknya kualitas seorang guru.

Sertifikasi ini, katanya, sebagai syarat laiknya kualitas guru yang berujung pada peningkatan mutu pendidikan. Padahal, yang terpenting adalah penyelesaian masalah mendasar secara fundamental. Ini akan berujung pada mutu pendidikan yang terus dikaji berulang kali.

"Itu hanya dapat diwujudkan dengan melakukan perombakan secara menyeluruh yang diawali dari perubahan paradigma pendidikan. Ini sangat penting dan utama," kata Prof Usman M Tang, akademisi yang juga Kepala Lembaga Penelitian Universitas Riau (UR), di akhir pekan.

Setelah masalah mendasar ini diselesaikan, ujar profesor, barulah berbagai macam masalah cabang pendidikan dapat diselesaikan satu persatu. Ini dapat ditinjau baik masalah rendahnya sarana fisik, kualitas guru, kesejahteraan guru, prestasi siswa, kesempatan pemerataan pendidikan, relevansi pendidikan dengan kebutuhan, dan mahalnya biaya pendidikan.

"Inilah yang harus dipikirkan bersama, terkait permasalahan cabang yang terus menguak sehingga kualitas baik guru maupun dosen, selalu dipermasalahkan. Padahal, ini bukan saja masalah sertifikasi saja," terang Usman.

Menurut data, yang dihimpun cekau.com, dari 107.989 guru se-Riau, baru 34.196 guru yang berpredikat sarjana strata satu (S1), sementara 635 guru berpendidikan S2 dan tiga guru berpendidikan S3. Sedangkan sisanya sebanyak 73.155 guru belum berpendidikan S1.

Memang ada upaya pemerintah pusat untuk menaikkan anggaran pendidikan, yang kini sudah mencapai Rp286,9 triliun, pada 2012. Inipun diakui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Peringatan Hari Guru, beberapa waktu lalu. “Saya ingin memotret sedikit wajah dunia pendidikan di negeri kita. Banyak kemajuan, tetapi masih banyak pula yang harus dibenahi,” aku Presiden RI ini.

Meskipun pada 2011 lalu, anggaran pendidikan nasional sudah lebih dari separuh total APBN 2005, yakni Rp266,6 triliun, namun tetap saja masih perlu perbaikan. Adanya upaya ini, tentu saja hasilnya diharapkan memberikan nilai positif. Maka tak heran, bila presiden mengharapkan agar guru semakin profesional, bermartabat dan sejahtera. Namun, apakah ini bisa terjamin?

Entahlah. Yang pasti di Provinsi Riau saja, strategi peningkatan mutu pendidikan sudah dilakukan. Sebut saja bentuk penghargaan kepada guru yang berprestasi di pelbagai bidang pendidikan selalu disematkan. Ini diberikan langsung oleh Guburnur Riau HM Rusli Zainal atas jasa para guru tersebut.

Selain itu, bagi guru bantu, Pemprov Riau pun akan turut berjuang mengangkat para guru menjadi PNS ke pusat. Tak tanggung-tanggung, anggaran sudah cadangkan sebesar Rp60 miliar untuk kesejahteraan guru. "Alokasi Rp60 miliar ini diberikan untuk beasiswa bagi para guru untuk melanjutkan studi S2 dan S3, sebagai bentuk perhatian serius pemerintah," akunya.

Sementara, 67 persen tenaga pendidik atau guru di Provinsi Riau, belum memperoleh kesarjanaan atau S1. Padahal, selama ini pemerintah selalu menyentuh langsung peningkatan mutu pendidikan di Riau, dengan memberikan bantuan beasiswa. Ini diakui Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Isjoni kepada sejumlah media di Riau.

"Program beasiswa dari pemerintah sudah lama diusung untuk para guru di Riau ini, sebab lebih dari 50 persen tenaga pendidik atau guru kita belum sarjana atau S1," katanya, pada ulang tahun Guru Nasional ke-66 di gedung GOR Tri Buana Jalan Diponegoro, beberapa waktu lalu.

Nah, pemerintah pun membuat terobosan baru untuk peningkatan mutu pendidikan ini. Sebut saja melalui Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) yang diusung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ini harga mati. Para guru harus mendapatkan sertifikasi melalui kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.*

Sekapur Sirih

PELBAGAI informasi di era globalisasi sekarang ini, pemanfaatan internet oleh masyarakat...Selengkapnnya..

Kata Pengantar

Kepada Yth: Tuan-tuan, Puan-tuan Saudara/i dan seluruh pihak, yang berkepentingan di berbagai tempat...Selengkapnnya..